Diposkan pada Kabar

Tifatul Sembiring Korban Politisasi?

tifatulRaden Trimutia Hatta

INILAH.COM, Jakarta – Penetapan Tifatul Sembiring sebagai tersangka pelanggaran kampanye pemilu ditengarai merupakan bagian dari langkah politis untuk memojokkan posisi Presiden PKS itu. Apalagi, penetapan itu terjadi menjelang pelaksanaan Pemilu 2009.

Menurut Tifatul, karena yang melakukan demo kemanusiaan adalah PKS sebagai parpol, maka sangat mudah untuk dipolitisisasi. Namun ia enggan menyebutkan siapa aktor intelektual dibalik itu semua.

“Itu sangat mungkin terjadi karena ini sudah menjelang pemilu. Tapi yang pasti, pengerahan masa oleh PKS itu tidak menyampaikan visi-misi maupun program partai. Jadi ini tidak bisa disebut kampanye,” kata Tifatul kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (13/1).

Tifatul tidak menilai bahwa hal itu merupakan upaya penjegalan dari SBY agar tidak tampil di Pilpres 2009.

“Saya tidak setuju bila ini merupakan upaya penjegalan oleh SBY. Karena sampai ini PKS dengan pemerintahan SBY masih berkoalisi. Jadi itu tidak mungkin terjadi,” ujarnya.

Selain Tifatul, Hidayat Nurwahid juga mencium adanya politisasi kasus tersebut. Hidayat mengaku mendapat info bahwa ada pihak-pihak tertentu yang menekan Panwaslu untuk melaporkan aksi PKS di demo anti Israel pada 2 Januari 2009.

Selain Tiffatul, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana dan Ketua PKS Jakpus juga telah ditetapkan menjadi tersangka. Surat pemanggilan pertama datang Jumat, 9 Januari 2009, yang meminta Tifatul memenuhi pemeriksaan, Senin.

Kemudian pada Selasa, terbit surat panggilan kedua untuk pemeriksaan Kamis. Surat-surat tersebut dilayangkan ke kantor DPP PKS, Mampang, Jakarta. [mut/ana]

Iklan

Satu tanggapan untuk “Tifatul Sembiring Korban Politisasi?

  1. Kasihan Panwaslu sebagai lembaga terhormat Pemilu masih mau diperdaya.

    Seharusnya pihak panwaslu jauh hari sebelumnya mengkonformasi , karena berita aksi PKS di demo anti Israel pada 2 Januari 2009.sudah sedemikian dipersiapkanmya bahkan pihak kelurahan dan kecamatan yang sudah dikoordinasi oleh jajarannya, sayapun mengetahui akan adanya demo itu dari pak lurah.

    Ironisnya demo sudah selesai lalu panwaslu bereaksi dengan membawa-bawa persepsi dan statment lain.

    Siapa yang menjegal ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s