Diposkan pada Kabar

KTT Ekonomi Pertama Liga Arab di Kuwait

Liga ArabSeluruh dunia saat ini sedang tertuju kepada KTT Ekonomi Pertama Liga Arab di Kuwait. KTT yang hangat dengan isu akan dikeluarkannya konsensus untuk membela Gaza dan mengefektifkan keputusan-keputusan yang telah diambil oleh para pemimpin Arab dan negara Islam pada KTT Darurat Gaza yang diselenggarakan di Doha, Qatar pada Jum’at lalu, 16 Januari 2009. KTT Ekonomi Pertama Liga Arab yang dihadiri oleh 22 negara Arab akan membahas penyerangan Zionis Israel terhadap Gaza dan pembahasan krisis moneter dunia serta beberapa masalah ekonomi, sosial dan keuangan.

Amir Kuwait, Syeikh Shabah Al-Ahmad Al-Jabir As-Shabah dan Sekjen Liga Arab, Amru Musa menegaskan bahwa permasalah dan kondisi di Gaza akan menjadi topik utama setiap pembahasan di KTT, agar ada kejelasan wujud penghentian derita korban serangan agresor Zionis Israel serta mencari mekanisme yang tepat untuk membangun kembali kota Gaza yang telah diluluhlentakkan oleh Zionis Israel dalam skala regional dan internasional serta menciptakan iklim yang sebaik-baiknya bagi rakyat Palestina demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Palestina. Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, Ust. Muhammad Mahdi ‘Akif mengajak KTT Ekonomi Pertama Liga Arab untuk mengefektifkan keputusan yang sudah dihasilkan oleh para pemimpin Arab dan Islam di KTT Gaza di Doha, Qatar. Mursyid Am juga menegaskan bahwa keputusan yang dihasilkan KTT Gaza di Doha jangan hanya semata penyemangat mental, tetapi harus benar-benar dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza. Di Kuwait sendiri telah terjadi penolakan terhadap kedatangan Presiden Palestina, Mahmud Abbas yang telah habis masa jabatannya. Harakah Dusturiyah Islamiyah, Harakah Salafiyah, Tahaluf Islami Wathani dan Harakah Tawafuq Wathani mengeluarkan bayan resmi mereka yang berisi penolakan kedatangan Mahmud Abbas dan keharusan untuk mengundang HAMAS dan Fraksi-fraksi perlawanan Palestina untuk ikut dalam KTT Ekonomi Pertama Liga Arab. Undangan kepada mereka sebagai ganti atas penolakan kehadiran Mahmud Abbas yang telah berkhianat dengan berkonspirasi kepada Zionis Israel dalam menyerang Gaza. Mereka juga meminta agar tokoh-tokoh ulama negara Arab dan Islam yang di antaranya adalah Prof. DR. Yusuf Al-Qaradhawi, ketua Persatuan Ulama Islam Dunia yang bermarkas di Saudi Arabia untuk juga hadir agar keputusan-keputusan KTT menjadi efektif dengan fatwa dan kriteria islami untuk membela bangsa Palestina di Gaza. Sumber: http://www.ikhwanonline.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s