Diposkan pada Aqidah

Ketegaran dan Keberanian Fatmah Al-Bashir

We will not go down!

“Kami ingin katakan kepada musuh yang penakut…mereka tidak akan bisa menghentikan kami, kami akan terus melakukan ini (belajar) seperti apa yang diinginkan Allah, walaupun hanya di kemah-kemah ini…”(TV One, 26 Januari 2009).

Anak perempuan itu bernama Fatmah Al-Bashir. Entah berapa tahun umurnya, mungkin 6 atau 7 tahun. Tapi kata-kata yang keluar dari mulut mungilnya itu membuat saya merinding dan takjub. Saya hampir tidak percaya kata-kata seperti itu akan muncul dari anak sekecil dia. Kekuatan apakah gerangan yang mengalir dalam dirinya, sehingga kekuatan jiwanya begitu besar melebihi umurnya.

Saya kemudian teringat kepada sabda Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Mu’az Ibn Jabal RA yang mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda: ”Hai Muadz ! Allah Yang Maha Kuasa akan membuat kalian sanggup menaklukkan Syam setelah kematianku, dari wilayah Al-Arisy sampai Efrat. Para lelaki dan wanitanya akan terus berjihad sampai Hari Kiamat. Siapa saja di antara kalian yang memilih tinggal perbatasan Syam atau Baitul Maqdis (Al-Quds) dia akan berada dalam keadaan berjihad sampai Hari Kiamat.”

Saya pun teringat apa yang disampaikan DR. Sami Abu Zuhri seorang tokoh Hamas yang baru-baru ini berkunjung ke Indonesia: Perang atas Gaza adalah karena Gaza adalah negeri perlawanan. Gaza juga negeri di mana penduduknya beriman. Di Gaza ada 5000 orang hafiz (penghafal) Quran, Jumlah ini melebihi jumlah orang yang hafal Quran di negara-negara Islam lain…Warga Gaza selalu shalat di masjid, dan dekat dengan masjid. Mereka menerapkan ajaran Islam di setiap sendi kehidupan. Inilah yang membuat gelisah musuh-musuh Islam…Kami mempunyai program di berbagai sekolah, di musim dingin di mana kami menghafal kitabullah, selama dua bulan, dan melakukan ujian. Tidak diizinkan ikut kecuali mereka yang punya nilai baik dalam program ini. Seorang melakukan penghafalan sejak pagi hari sampai malam hari. Mereka tak berhubungan dengan kehidupan lain. Dan ada juga yang tidak pulang ke rumah sampai satu minggu. Kita menyediakan makanaan untuk mereka. Setelah mereka berhasil menghafal Al Quran kami berikan penghargaan…ada 5000 orang menghafal Quran dalam dua bulan, ada juga warga lain yang menghafal Al Quran. Jumlah 5000 itu adalah yang hafal seluruh Al Quran, yang lain ada yang separuh atau dua sepertiga Quran., Dan insya Allah, jumlah penghafal Al-Quran menjadi 10.000 orang. Warga Gaza sangat bersemangat mengikuti program ini. Dan bersedih bila anak anak mereka tidak ikut. Karena itu mereka mendorong anak anak mereka untuk menghafal Quran. Hal itu terus berlangsung meski dalam blockade, seperti tak ada suasana yang mengganggu mereka. Mereka tak terpengaruh diblokade bahkan dalam situasi perang sekalipun. Proses penghafalan Al quran terus berlanjut. Misalnya, di akhir bulan lalu, sejumlah pemuda melakukan penghafalan Al Quran. Semua karyawan di sebuah pabrik ikut dalam aktifitas penghafalan. Meksipun mereka menderita, tapi mereka tidak terpengaruh dengan kondisi di Gaza. Siapapun yang berkunjung ke Gaza akan melihat ada kondisi masyarakat yang tak ada di tempat lain…”

Dekat dengan masjid dan akrab dengan Al-Qur’an, inilah kunci ketegaran dan keberanian penduduk Gaza. Inilah pula kunci ketegaran Fatmah Al-Bashir, bocah cilik itu…Wajar..sungguh wajar zionis israel pecundang itu semakin gelisah. Mungkin karena selalu terngiang-ngiang di telinga mereka kata-kata ‘sahabat dekat’ mereka William Edward Gladstone (Perdana Menteri Inggris pada masa Ratu Victoria): “Selama Al-Qur’an ini masih ada, Eropa tidak akan sanggup menguasai wilayah timur, bahkan Eropa sendiri tidak akan tenteram…”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s