Diposkan pada Kabar

HNW: Ikhwanul Muslimin Bukan Kelompok Radikal

Islamedia – Banyak yang mengkhawatiran jika terjadi pergantian kekuasan di Mesir, kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) akan menggantikan rezim otoriter Hosni Mubarak.

Tetapi menurut Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Hidayat Nur Wahid dalam acara di televisi swasta bahwa IM akan mengikuti konstitusi yang di Mesir. “IM tidak akan rebut kekuasaan tanpa partisipasi rakyat Mesir,” kata Hidayat.

Adapun undang-undang di Mesir, kata Hidayat, jika presiden mengundurkan diri, maka akan diganti ketua dewan syuro semacam MPR. Lanjut Hidayat, permasalahannya, ketua MPR hasil pemilu Mesir penuh kecurangan. “Maka kekuasaan akan beralih ke mahkamah konstitusi dan akan diputuskan melalui pemilu,” papar Hidayat.

Menurut Hidayat, jika terjadi pemilu di Mesir secara demokratis akan menjadi batu ujian bagi AS. “Jika pemilu di Mesir dimenangkan kelompok IM, maka AS dan sekutunya harus menghormati pilihan rakyat tersebut,” ungkapnya.

Hidayat juga mengatakan IM di Mesir bukan kelompok radikal yang terlibat dengan pengeboman, tetapi kelompok yang menginginkan pembaharuan Mesir menjadi lebih baik terutama dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan.[indonesiantoday/achsin]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s