Diposkan pada Kabar

Ikhwan: Kami Siap Membangun Mesir bersama semua Elemen Bangsa

Islamedia – Ikhwanul Muslimin kembali menegaskan, bahwa tidak pernah terbesit oleh mereka untuk meminta-minta jabatan. Bahkan mereka juga tidak berminat untuk mencalonkan anggota Jamaahnya untuk menjadi kepala negara dalam waktu dekat. Ikhwan hanya menginginkan kebebasan dan keadilan untuk seluruh rakyat Mesir. Mereka siap untuk membangun negeri bersama-sama dengan elemen bangsa yang lainnya agar dapat keluar dari krisis yang kini sedang terjadi.

Dalam jumpa pers yang disampaikan para juru bicara Ikhwan untuk bidang media, setelah zuhur di sekretariat Fraksi Parlement Ikwanul Muslimin, Min-yal Raudhah, bahwa dialog dengan pemerintah belum dimulai, karena pertemuan perdana dengan wakil Presiden, Omar Soleiman, bukanlah dialog y ang diinginkan oleh Ikhwan. Dialog yang diharapkan sebagai langkah awal untuk dialog-dialog selanjutnya menjadi deadlock.
Dr. Muhammad Morsy sebagai anggota maktab Irsyad sekaligus jubir bidang media Jamaah Ikhwan menegaskan, “Ikhwan tidak pernah meminta kedudukan dan mengemis jabatan. Itulah prinsip yang tegas bagi Ikhwanul Muslimin”. Dalam kesempatan tersebut Morsy mengatakan berkali-kali, prinsip tersebut tidak akan lekang seiring dengan lajunya waktu. Lebih lanjut Morsy menyampaikan bahwa Ikhwan ingin melayani rakyat Mesir dan bekerja sama dengan semua pihak untuk kemajuan negeri ini.
Morsy juga menambahkan, pembicaraan yang berlangsung antara wakil presiden dan Ikhwan, tidak bisa dianggap sebagai dialog nasional. Karena Omar Sulaiman secara sadar mengakui, bahwa dirinya tidak memiliki otoritas dalam mengambil keputusan. Ia hanya diminta untuk mengatasi dan menyelesaikan krisis yang sedang terjadi. Ikhwan telah memberikan masukan kepada yang bersangkutan pada saat dialog berlangsung. Pada intinya, Ikhwan telah memberikan solusi agar negeri ini bisa keluar dari krisis yang terus berlanjut.
Dr. Morsy kembali menegaskan, tuntutan utama yang disyaratkan oleh Ikhwan adalah, hengkangnya Mubarak dari kursi kepresidenan dan perubahan konstitusi. Apa yang menjadi tuntutan Ikhwan tidak berbeda dengan tuntutan para pengunjuk rasa. Ikhwan bukanlah pengendali dan penggerak aksi demonstrasi, namun Ikhwan hanya berperan serta dalam aksi tersebut bersama-sama dengan elemen bangsa yang lainnya. Dengan adanya gelombang aksi yang diikuti oleh jutaan rakyat Mesir, secara otomatis keabsahan pemerintahan yang sekarang berkuasa telah hilang. Oleh karenanya, pemerintah harus memenuhi tuntutan rakyat dengan mundurnya Mubarak dan pembentukkan pemerintahan transisi.

 

Ikhwan juga menghimbau kepada tentara, mereka adalah bagian dari rakyat Mesir. Tugas mereka adalah menjaga Mesir dan melindungi dari gangguan pihak luar. Apalagi yang dilakukan tentara pada saat sudah tepat, yaitu memberikan perlindungan kepada para demonstran di Medan Tahrir. Namun yang disayangkan adalah, tindakan tentara yang berada di Provinsi dan daerah. Mereka bertindak represif dengan menangkapi rakyat yang akan bergabung dengan aksi demonstrasi. Jumlah mereka yang ditahan hingga saat sudah ratusan orang lebih. Kini mereka mendekam dalam penjara militer. Bahkan sebagian besar dari mereka disiksa secara fisik. Pada kesempatan ini Ikhwan menghimbau kepada para tentara agar bersama-sama dengan rakyat dalam aksi unjuk rasa.

Sikap Ikhwan Atas Israel Paska Lengsernya Mubarak

Adapun hal yang terkait dengan Isreal, maka Ikhwan menegaskan kembali sikapnya, bahwa setelah hengkangnya Mubarak dari kursi kepresidenan, maka Mesir sebagai negara yang besar telah memiliki konstitusi dan aturan main. Ikhwan akan mengikuti aturan yang ada, yaitu pemilu secara jujur dan adil yang akan dilakukan untuk memilih anggota parlemen. Parlemenlah yang akan memilih kepala pemerintahan dan mencabut mandatnya. Pemerintahlah yang memiliki kewenangan untuk menjalankan politik luar negerinya dan memutuskan atas kesepakatan yang telah ada.
Morsy sangat menyayangkan sikap syndrom barat atas nasib negara zionis israel tanpa menyentuh nasih rakyat Palestina yang telah sekian lama dijajah Israel.
Pemerintahan Transisi

Pemerintahan transisi masih ramai dibicarakan masyarakat, salah satu objek pembicaraan adalah; apakah Ikhwan akan turut serta dalam pemerintahan tersebut? atas pertanyaan tersebut, Morsy menjalaskan, bahwa Ikhwan tidak tertarik untuk duduk dalam pemerintahan transisi. Yang menjadi tuntutan Ikhwan adalah, bagaimana revolusi ini bisa mewujudkan keinginan pada demonstran yang masih menduduk Medan Tahrir; yaitu perbaikan secara menyeluruh atas kehidupan politik dalam dan luar negeri. Ikhwan juga mendukung usulan yang disampaikan Lembaga Reformasi Nasional yang ikhwan ikut terlibat dalam membidani kelahirannya.

Kudeta
Mengenai pernyataan yang dilemparkan Omar Sulaiman, bahwa kondisi yang dihadapi sekarang hanya tinggal 2 pilihan; Dialog atau Kudeta. Maka DR. Al Kattatini menegaskan, bahwa masyarakat sangat menikmati kebebasan mengungkapkan pendapat seperti saat ini dan demokrasi yang sedang berlangsung. Pada saat Ikhwan hadir dalam dialog yang digagas pemerintah, maka Ikhwan menegaskan kembali apa yang menjadi tuntutan rakyat Mesir; mundurnya Mubarak, Membubarkan DPR/MPR, revisi UUD, dan membebaskan seluruh tahanan politik.
“Ikhwan akan tetap pada tuntutan utamanya, lengsernya Mubarak”. tambah Isham Eryan.

Keterkaitan Barat

Adapun terkait dengan ketakutan pihak barat bila islam dapat menguasai Mesir, maka Essam Eryan menjawab, “Ketakutan barat atas Islam adalah suatu yang tertolak secara otomatis, karena tidak beralasan sama sekali. Islam sangat menghormati keyakinan yang lainnya. Islam bisa bekerjasama dengan siapa saja dalam membangun peradaban dunia. Karena diantara nilai-nilai dasar Islam adalah persamaan hak, keadilan, kebebasan, dan kerjasama. Ikhwan tidak akan mendirikan negara agama, Ikhwan sepakat untuk mendirikan negara madani yang berdasarkan pada nilai-nilai islam.
Ikhwan juga menampik pernyataan aneh yang dikeluarkan oleh Iran terkait dengan aksi yang sedang terjadi di Mesir. Ikhwan tidak bertanggung atas pernyataan yang dikeluarkan oleh Iran, Lebanon, atau negara lainnya. Ikhwan tidak menginginkan pihak luar ikut campur atas urusan dalam negeri Mesir. Revolusi Mesir yang kini sedang berlangsung adalah revolusi rakyat, tidak boleh ada pihak-pihak yang menungganginya untuk kepentingan pihak asing.

ikhwanonline.com

 

Iklan

2 tanggapan untuk “Ikhwan: Kami Siap Membangun Mesir bersama semua Elemen Bangsa

  1. BEGITULAH SEHARUSNYA SIKAP IHKWANUL MUSLIMIN ISLAM ADALAH AGAMA RAHMATAL LILALAMIN.ISLAM BISA BERKERJA SAMA DENGAN NEGARA MANAPUN TANPA PENGECUALIAN. MESIR TIDAK SEMESTINYA NEGARA AGAMA HARUS BISA HIDUP AGAMA LAIN DI MESIR DENGAN MENGHORMATI HAKNYA. TAPI MESIR HARUS MENERAPKAN NILAI NILAI ISLAM DAN POLITIKNYA TANPA INTERFENSI NEGARA LAIN.MENJUNJUNG TINGGI HAK RAKYAT UNTUK KEADILAN DAN KEDAMAIAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s