Diposkan pada Kabar

Kongres AS Bahas Posisi Ikhwan dalam Politik Mesir Mendatang

Kongres AS pada hari Rabu lalu membahas posisi jamaah Ikhwanul Muslimin di dalam politik Mesir pada masa depan.

Robert Satloff dari Institut Washington untuk Kebijakan Timur Dekat memperingatkan bahwa Ikhwan bisa mencapai kekuasaan di Mesir. Dia mengatakan bahwa Ikhwan hanya berpura-pura menjadi gerakan damai, modern dan demokratis, sedangkan pada kenyataannya bertujuan untuk “mengislamkan” masyarakat Mesir.

Dia juga memperingatkan bahwa Ikhwan akan membatalkan perjanjian Camp David dan perjanjian zona industri Berkualitas jika berhasil merebut kekuasaan, dan kekerasan sektarian kemungkinan akan timbul akibat kelompok ini bentrok dengan kubu Islam moderat.

Satloff meminta Washington untuk menyediakan angkatan bersenjata Mesir dengan informasi tentang sumber daya keuangan Ikhwan sehingga bisa menghambat tujuan Islamisasi Ikhwan dan membantu membangun sebuah negara demokrasi di Mesir.

Di sisi lain, Lorenzo Vidino dari Rand Corporation di Washington berpendapat Ikhwanul Muslim adalah kelompok “pragmatis”.

Namun demikian, dia mengatakan bahwa akan naif bagiWashington untuk berpikir Ikhwan sebagai mitra yang bisa dipercaya.

Ahmad Mansur, pimpinan kelompok Quraniyun, mengatakan bahwa bahaya terbesar justru datang dari Salafi, yang ingin membagi dunia ke dalam Timur Islam dan Barat Kristen, dan meyakini bahwa perang antara dua kubu akan membawa dunia berakhir. (fq/almasryalyoum)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s