Diposkan pada Dakwah

Inti Kekuatan Kita

“Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” (QS. Ali Imran, 3: 160)

Seorang mujahid dakwah, di medan perjuangan mana pun ia bergerak, harus menyadari dengan sungguh-sungguh, bahwa kemampuan dan kekuatannya adalah berasal dari Allah Azza wa Jalla. Kemenangan dan kesuksesannya adalah karena pertolongan Allah semata.

Oleh karena itu, tidak layak baginya mengandalkan kekuatan lain di atas kekuatan-Nya. Adalah sebuah kebodohan baginya bila menyandarkan kekuatan hanya kepada materi dan manusia. Merasa kuat dengan dana dan strategi, kemudian lupa menyertakan Allah sebagai penentu segala sesuatu. Seorang mujahid dakwah harus sadar, bahwa sekuat dan sehebat apa pun dia, di atasnya adalah Allah Azza wa Jalla. Sumber kekuatan dan kehebatan.

Namun hal ini tentu saja bukan berarti mereka harus mengabaikan usaha, atau tidak peduli kepada persiapan materi dan perumusan strategi, karena usaha itu menjadi ‘syarat sah’-nya tawakkal. Ahmad bin Hambal berkata, “Sedangkan tawakkal yang tidak dibarengi usaha adalah pendapat  yang dikatakan orang-orang dungu.”

Jadi, persiapkanlah segala sarana kekuatan dan kemampuan, kemudian setelah itu bersandarlah kepada Allah Azza wa Jalla. Inilah inti kekuatan kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s