Mengungkap Kepentingan Mesir Dibalik Pembangunan Tembok Baja

Eramuslim.com – Republik Arab Mesir yang merupakan negara tetangga satu-satunya bagi Gaza ternyata tak banyak memberikan harapan. Di penghujung tahun 2009 kemarin, negeri pimpinan Husni Mubarok yang diharapkan menunjukkan solidaritasnya sebagai sesama bangsa Arab, ternyata justru berbalik menjadi musuh dengan mendukung Zionis Israel dan Amerika. Mesir pun berdalih, pembangunan tembok baja yang telah mereka langsungkan, memiliki tujuan menjaga stabilitas kemanan nasional dan mencegah terjadinya penyelundupan senjata. Baca selebihnya »

Pembunuhan Massal Terhadap Penduduk Gaza

eramuslim.com – Israel memblokade total jalur Gaza. Sehingga penduduk Gaza tidak memiliki akses kemanapun. Tak ada pergerakan manusia. Inilah model pembunuhan massal yang dilakukan Israel terhadap penduduk Gaza. Sekarang anak-anak hanya dapat memakan rumput. Karena tidak ada lagi suplai makanan yang dapat masuk ke Gaza.

Kebijakan blokade Israel masih tidak cukup. Sekutu Israel yang penting di Timur Tengah, Mesir melakukan langkah yang tak kalah biadabnya dibanding dengan rejim Zionis-Israel yang sudah melakukan blokade terhadap rakyat Gaza.  Mesir menggali parit sedalam 10 meter sepanjang perbatasan di Rafah dengan menancapkan lempengan baja yang  tebal, dan dilapisi beton, yang membentuk dinding tembok yang membentang sepanjang perbtasan Mesir-Gaza. Baca selebihnya »

Jalan Masih Panjang

Misi Gerakan Islam

Misi gerakan Islam adalah membangun kehidupan berdasarkan disain Allah SWT. Ia berputar sepanjang zaman mengajak manusia menerapkan syariat dalam kehidupan sebagai individu, masyarakat, dan warga negara. Ia terus melaju mengemban misi membimbing umat manusia seluruhnya menuju sistem Islam beserta ajaran-ajarannya.

Dalam persfektif seperti ini, sejatinya dakwah merupakan wadzifah hadhariyah: tugas peradaban. Oleh karena itu, sejak awal para pengemban dakwah harus menyadari panjangnya jalan yang harus ditempuh dan banyaknya tenaga yang harus dikerahkan. Mereka bahkan harus siap mengorbankan jiwa, harta dan segala yang dimilikinya berupa waktu, tenaga, kesehatan, ilmu dan lain-lainnya semata-mata untuk mencari keridhaan Allah. Baca selebihnya »

Dakwah kita adalah dakwah Islamiyah

Ustadz Hasan Al-Banna berpidato dalam muktamar mahasiswa yang diselenggarakan di kantor Syubbanul Muslimin Kairo, tahun 1938. Salah satu anggota muktamar terlalu bersemangat hingga meneriakkan pekik, “Hidup Hasan Al-Banna!”

Meski pekikan itu tidak mendapat sambutan para hadirin, namun Ustadz Hasan Al-Banna diam sejenak, sehingga seluruh mata hadirin tertuju pada beliau. Kemudian beliau berseru dengan nada tinggi, “Wahai Ikhwan, tidak akan ada lagi orang yang meneriakkan pekikan untuk seseorang dalam dakwah kita. Dakwah kita adalah dakwah Islamiyah Rabbaniyah yang berlandaskan akidah tauhid. Dakwah tidak akan menyimpang dari akidah ini. Wahai Ikhwan, luapan semangat jangan membuat kalian lupa pada prinsip-prinsip yang kita yakini. Pekikan kita adalah, “Ar-Rasul Qudwatuna (Rasulullah teladan kita)!”.

Baca selebihnya »

Hamas Makin Matang di Usia 22 Tahun

dakwatuna.com – Gaza, Gerakan Perlawanan Islam Hamas kini sudah memasuki usianya yang ke-22 tahun. Sejak didirikan, gerakan yang mengakar dalam dan jauh di dalam masyarakat, ini mampu mengatasi kesulitan-kesulitan yang ada di depannya. Penjajah Zionis Israel, sejak gerakan ini ada terus melancarkan penangkapan kader-kader dan pemimpinya dan membunuh mereka. Menjadikan institusi-institusinya sebagai target serangan dengan tujuan untuk menundukkan dan menghabisinya. Namun yang ditemui Israel hanyalah kegagalan. Gerakan Hamas terus mengalami serangan dari jenis yang sama, namun dari otoritas Abbas di Tepi Barat, di samping dari pihak penjajah Israel. Hanya saja upaya-upaya ini selalu gagal total, terutama pada masa ketika gerakan menyebar luas.

Baca selebihnya »

Kisah 3 Perawat Berjilbab

Di-PHK Karena Tak Tonjolkan Lekukan Dada

INILAH.COM, Jakarta – Wajah tiga perempuan ini begitu tenang. Ada keyakinan yang sedang mereka perjuangkan. Meski, untuk itu mereka harus membayar mahal: dipecat setelah 15 tahun mengabdi.

Suharti, Sutiyem dan Wiwin Winarti tak banyak bicara. Senin siang (7/11), ketiga wanita ini mendatangi Komnas HAM. Mereka sedang memperjuangkan keyakinannya: jilbab.

Baca selebihnya »

Bisakah Shalat Idul Adha Menggugurkan Shalat Jumat?

Oleh: Ahmad Sarwat, Lc

warnaislam.com – Masalah ini memang sering ditanyakan ke saya, yaitu masihkah kita wajib shalat Jumat kalau pagi harinya kita sudah shalat Ied? Atau dengan kata lain, apakah shalat Idul Adha yang jatuh di hari Jumat, akan menggugurkan kewajiban shalat Jumat di siang harinya.

Jawabnya, masalah ini adalah masalah yang telah disepakati oleh jumhur ulama, namun ada satu mazhab, yaitu al-hanabilah, yang punya pandangan berbeda.

Baca selebihnya »